Loading

Cerita Horor : Abang ojek online gaib, bikin ketiduran di kuburan – Ketika saya menyadari bahwa abang ojek online yang didepan saya bukanlah manusia. Bahkan ketika ketiduran dimotor, saat terbangun saya sudah berada di tengah-tengah pemakaman. 

Kejadian ini saya alami beberapa minggu yang lalu ketika saya akan pergi kekampus dan terpaksa harus memesan ojek online agar mempersingkat waktu.

Apes

Waktu itu kejadiannya sore hari menjelang maghrib, saya harus cepat-cepat berangkat menuju kampus karena ada kuliah malam. Karena jaraknya lumayan jauh, biasanya saya pergi ke kampus menggunakan kendaraan umum. Namun tidak saat malam hari, saat berangkat masih banyak busway yang berlalu-lalang tapi saat pulang akan sangat sulit mencari kendaraan. Seperti biasa, jika ada kuliah malam saya akan mengendarai motor sendirian menuju kampus. Sore itu ketika sedang santai-santai nya mengendarai motor, tiba-tiba terlihat dari spion ada seorang ibu-ibu menyalip kencang dengan brutal nya dan masuk kedalam gang tanpa menyalakan lampu sein nya. Refleks tangsan saya langsung menekan rem dengan sangat kuat sampai ban motor harus bergesekan keras dengan aspal. Kaki saya sampai ikut menahan laju motor sampai akhirya oleng dan menabrak trotoar. Apesnya lagi, ibu-ibu itu hanya menoleh seperti akan meminta maaf, namun ia malah melanjutkan perjalanannya kembali tanpa turun dan ikut menolong saya.

Karena kejadian itu, motor yang saya kendarai menjadi rusak dan bagian depan hacur sehingga tidak bisalagi dikendarai. Tidak ada luka yang serius di tubuh saya hanya sedikit shock. Untung saja waktu itu saya memakai celana dan baju yang panjang sehingga tidak ada luka yang berarti. Dari tempat kejadian, jarak kampus hanya kurang dari 1 kilometer. Karena akan ada uts, saya memaksakan diri untuk tetap pergi ke kampus dan memilih memesan ojek online dan motor saya tinggalkan di bengkel terdekat sini.

Memesan Ojek Online

Sesampai di kampus, untungnya belum telat dan saya masih bisa melaksanakan uts. Setelah selesai melakukan semua aktivitas di kampus, tepat pukul 10.15 malam satu persatu teman-teman lainnya sudah satu persatu pulang. Ada salah satu teman yang menawarkan diri untuk memberi tumpangan sampai rumah. Karena sudah hampir tengah malam dan jarak rumah saya juga lumayan jauh, saya tidak enak hati untuk menerima ajakannya. Akhirnya saya memutuskan untuk kembali memesan ojek onlie dan beruntungnya tanpa menunggu lama, 5 menit kemudian driver ojek online itu sudah sampai. Tidak rasa curiga sedikitpun semuanya tampak biasa saja. Hanya angin malam terasa lebih dingin tak seperti biasanya dan jalanan pun sudah cukup sepi.

Ojek Online Gaib?

Karena perasaan semakin tidak enak akhirnya saya coba aja ngobrol abang ojek online supaya mencairkan suasana
“Bang, tinggal daerah sini ya? Malam-malam gini kok bisa cepet banget jemput saya?”
Ia tidak menyahuti saya sedikit pun dan tidak bersuara. Sampai pertanyaan saya berikutnya, ia tetap saj tidak memberikan jawaban.Dan beberapa menit kemudian dari handphone saya terdapat notifikasi dari ojek online yang saya pesan
“Mbaknya dimana ya? Saya udah nunggu di depan kampus sesuai location kok sepi gak ada orang?”
Lalu yang sedang mengendara motor ini siapa, saya mencoba untuk tetap tenang. Saya terus menghela napas dan semakin lama bau amis dan anyir semakin jelas tercium dari tubuh abang ojek online. Saya barniat untuk minta turun disana saja namun melihat pertanyaan saya saja tidak ia jawab satupun, rasanya ingin nekat lompat saja dari motor.Tubuh saya malah semakin membeku dan sudah bergerak, yang bisa saya lakukan hanya terusberdoa. Semakin lama bau amis itu semakin tercium namun hawanya malah membuat saya merasa sangat lelah dan nagntu. Tak terasa saya tiba-tiba tertidur pulas dimotor. Saat terbangun, tanpa disadari saya sudah berada di area pemakaman dan tertidur seorang diri dan abang ojek online yang adi pun telah menghilang. Saya dikelilingi banyak batu nisan dan lahan kuburan

Kejadian Ini Sudah Terjadi Sebanyak Tiga Kali

Tanpa berpikir panjang, fix! pasti yang tadi saya bonceng adalah abang ojek online gaib dan saat melihat ponsel ternyata sudah menunjukanpukul tiga pagi. Tubuh saya lemas sekali sekaligus bingung, mau minta tolong pun sepertinya itu hanya percuma saja siapa yang mau dengar juga? Sambil sempoyongan saya mencoba berdiri dan pelan-pelan berjalan. Akhirnya dari kejauhan saya melihat sedikit penerangan dan lampu, ternyata saya menemukan sebuah gubuk kecil didekat pemakaman. Saya hampiri gubuk itu dn memutuskan untuk beristirahat sampai waktu pagi tiba. Saya tidak bisa tidur sama sekali, karena bosan dan menghindari rasa takut saya meghibur diri sendiri sambil bernyanyi dan sesekali juga berucap dalam hati
“Jangan ganggu saya ya.. Saya cuma mau tidur dan istirahat, saya ngantuk banget!”

Baca Juga : Hantu Pembunuhan Berantai Di Beelitz Heilstatten Hospital, Jerman

Akhirnya suara adzan shubuh terdengar juga, saya ikuti suara adzan tersebut dari + sekitar dan segera menunaikan shalat. Setelah shalat saya tidak bisa menahan kantuk lagi, akhirnya saya tertidur pulas di mushola tersebut. Belum ada 10 menit tertidur saya dibangunkan oleh salah satu bapak-bapak, sepertinya beliau adalah pengurus mushola.
“Mbak, permisi.. Kenapa mbak tidur disini? sambil membangunkan saya.
Ia ternyata adalah Mbah Drajat sesepuh dari kampung sini, umurnya sudah 70 tahunan lebih dan ia juga dulunya dalah seorang penjaga makam. Saya ceritakan semua yang saya alami pada beliau tentang kejadian semalaman ini. Mau tahu apa jawabannya? Ia menjelaskan bahwa sudah tiga kali terjadi hal yang sama dalam sebulan ini disini danceritanyapun sama persis.
Ah yang benar saja. Jadi bukan hanya saya saja yang pernah ngalamin diboncengin abang ojek online gaib. Sekujur tubuh saya merinding dan juga shock, saya langsung diberi minum dan diantarkan ke pangkalan ojek terdekat untuk diantarkan pulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *