Loading

Cerita Horor – Kebanyakan hantu pasti akan menakut-nakuti manusia yang melihatnya atau tidak, tapi genderuwo kelaparan ini malah buat dapur jadi berantakan. Ketika lampu dapur tak sengaja kepencet dan ruangan menjadi terang, dengan seketika genderuwo tersebut langsung menengok kearah saya. Saling pandang dengan genderuwo seram itu menjadi tak terhindarkan. Seram sekali jika mengingatnya, matanya besar merah menyala, wajahnya hitam gosong, taringnya panjang, dan tubuh hitam besar tertutup bulu.

Dengan sekuat tenaga, saya langsung berteriak Genderuwo sialannnnnn!!! langkah menjadi terasa berat untuk naik ketangga, ketika itu terjadi genderuwo itu berjalan kearah saya. Namun dengan seketika sosoknya hilang begitu saja, belum selesai menaiki anak tangga paling atas. Saya menengok lagi kebawah, tidak ada siapa-saiapa hanya tersisa bekas makanan yang masih berserakan.

Baca Juga : Sosok Genderuwo Didapur Yang Membuat Bising Rumah Baru

Tak Bisa Diusir

Setelah itu langsung saya masuk kekamar sambil bergidik ketakutan, dimas hanya bergumam “Kan gue bilang apa, tidur aja”. Apapun suaranya saya tidak akan penasaran untuk mengeceknya lagi, ia memaksa matanya untuk tertidur. Keesokan harinya ia langsung menegur dimas,
“Kenapa gak kamu panggil orang pintar saja sih?” ucap saya.
“Haduh udah sering! Baru saja kemarin mbah-nya tyo pulang” jawabnya.
“Terus hasilnya gimana?”
“Sosok itu tak akan bisa terusir. Sudah kadung lama menetap, mungkin karena hal itu juga kenapa pemilik sebelumnya gak betah dan milih buat jual rumah ini” sahut tyo.
Semuanya terdiam sambil berpikir. Jalan satu-satunya mungkin hanya pindah dari rumah ini. Bahkan sampai berpikir untuk kembali menjualnya lagi.

Genderuwo Kelaparan Itu Ikut Sampai Rumah

Sejak itulah saya memilih untuk tak lagi menginap lagi kerumah itu, bahkan tak akan main malam-malam. Walaupun wajahku sudah kadung terhafal oleh sosok genderuwo menyeramkan itu. Ketika saya sampai kerumah saya sendiri yang jaraknya cukup jauh. Seperti biasa, setelah makan malam saya langsung mengantu dan tertidur pulas. Namun tengah malam saya harus terbangun karena kebelet buang air. Saat keluar kamar, tepat dekat dapur saya kembali melihat sosok bayangan hitam sedang berdiri mengais-ngais sisa makanan tadi.
“Bapak kalau mau makan lagi mbok ya lampunya terangin tho pak” ucap saya mengira orang itu adalah bapak.

Betapa terkejutnya saya, ketika lampu dinyalakan terlihat kembali demit genderuwo yang sama. Beradu pandang kembali tak terhindarkan dengan demit bertaring panjang, mata merah menyala dan bertubuh besar berbulu itu. “Kampret!!!” Genderuwo sableng memang! Kok ada demit model seperti ini. Hantu kok bukannya nakut-nakutin tapi malah ngambilin makanan. Kasihan juga jadi hantu malah kelaperan..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *