Loading

Cerita Horor : Gudang mebel angker dengan ratusan hantu yang menyeramkan – Nama saya adalah roro, wanita berusia 23 tahun yang bekerja di gudang mebel dijepara sejak tahun 2016 sampai sekarang. Tempat saya bekerja lokasinya cukup ramai, dekat dengan jalan raya utama kota. Saat saya mau pulang, saya melihat Pak Gundul satpam kantor sedang mengobrol dengan teman-temannya yang lain “Ngomongin apa sih pak? Kok serius banget?” . “Ini lhoo mbak, lagi ceri-cerita soal hantu” Jawab pak gundul.

Beberapa hari setelah saya bekerja disini, saya memang sudah mengetahui kalau gedung kantor saya berdiri merupakan tempat yang cukup berhantu. Salah satu teman saya pun yang memiliki kelebihan melihat makhluk tak kasat mata menuturkan, “ada ratusan hantu dengan beragam wujud di gudang mebel ini”. Percaya tidak percaya saya katakan “Halah, memangnya ada hantu apa? Jangan ngawur deh”. Perkataan nya tak terlalu saya pikirkan, karena masih menjadi anak baru fokus utama saya hanyalah bekerja dengan baik dan nyaman. Setelah berkata seperti itu, saya menjadi kepikiran karena merasa penunggu gudang itu akan tidak senang dengan ketidakpercayaan saya. Dan benar, keesokan harinya saat kembali bekerja saya seperti sedang di intai seseorang yang tidak terlihat.

HARI KE-EMPAT

Di hari ke-4 bekerja, seperti biasa saya sampai ke kantor sekitar jam 06.45 pagi dan siap untuk bekerja. Betapa terkejutnya, seisi kantor mendadak mendengar suara jeritan kencang dari halaman gudang mebel. Semua karyawan didalam kantor sontak berlari keluar dan melihat apa yang terjadi. Ternyata Bu menor, seorang tukang bersih-bersih gudang tiba tiba pingsan. Lalu Pak gundul dan karyawan lain membantu membopong bu menor ke kantor. Setelah siuman baru kutanyakan,
“Sebenarnya apa yang terjadi dengan ibu? Kenapa ibu pingsan di halaman depan?”.
“Astaghfirullah Mbakkkk! Tadi saya melihat hantuuu.” Bu menor menjawab dengan muka cemas
“Masa pagi-pagi begini ada hantu sih bu?”
“Benar mbak! saat sedang menyapu saya melihat ada sesuatu yang menggelinding di kaki saya. Saya kira bola, setelah diperhatikan lagi ternyata itu kepala orang mbak. Astaghfirullah.. Kepala buntung nya matanya merah, mulutnya mangap, dan rambutnya sangat acak-acakan dan gondrong. Mak ngglundung ngono mbak! Saya teriak dan tiba-tiba saya sudah disini.”
Ia bercerita sampai ter engah-engah karena sangking cepatnya. Kami terus menenangkan bu menor. Lalu pak cilik masuk keruangan, dan langsung kutanyakan juga dia.
“Apa benar pak, ada hantu kepala di gudang?”
“Memang benar mbak. Beberapa tahun lalu ada sebuah truk yang menabrak motor, dan pengendara itu terlindas truk sampai kepalanya rusak dan putus” terang nya.

Kejadian Horor Pak Gundul

Merinding langsung bulu kuduk saya. Baru saja empat hari kerja tapi langsung mendengar pengalaman yang membuat tak nyaman gini. Setelah kejadian itu saya menjadi semakin was-was, namun sedikit lega karena tak ada lagi kejadian aneh lagi sampai sore. Saat jam pulang saya menunggu jemputan dan teman yang lain sudah banyak yang pulang duluan. Saya memilih untuk mengobrol saja dengan Pak gundul.
Tiba-tiba Pak Gundul menyambung omongan. “Benar kan mbak. Disini tuh banyak hantunya. Saya sendiri pun tiap malam selalu diganggu. Setiap malam selalu ada bunyi gerbang sedang dibuka, berisk terus. Ketika saya cek, gak terjadi apa-apa. Ditambah lagi, pas jam dua pagi dikantor saya lihat ada bola api terbang-terbang.”
“Ih serem yahhh. Saya juga pernah denger dia bisa menghisap darah orang ya”
“Bener banget mbak. Makanya saya gak berani deketin, cukup liat dari pos aja” sahut pak gundul.
“Terus-terus ada apa lagi pak. Saya takut tapi penasaran juga.”
“Ada lagi mbak. Kuntilanak! Saat tengah malam Pas saya duduk-duduk di pos, tiba-tiba ada yang meraba paha saya mbak. Pas saya lihat, rambutnya panjang, mukanya jelek sekali dan rusak mbak. Saya kalau ingat itu, jadi merinding.”
Lalu akhirnya jemputan saya pun datang.
“Haduh pak, jemputan saya udah dateng. Perbanyak doa yah pak biar gak diganggu terus. Nanti saya usulkan atasan biar satpam ditambah lagi, jadi bapak ada temennya” ucapku, sambil pergi meninggalkan pak gundul
“Okey mbak. Beres!”

Baca Juga: Jangan Mandi Saat Maghrib, Jika Tak Ingin Sosok Ini Hadir!

HARI KE-LIMA

Keesokan harinya di hari kelima saya bekerja, saya sudah dibagi jatah lembur. Saya lembur dengan senior saya berdua, kami bertekad untuk menyelesaikan pekerjaan ini secepat mungkin. Saat saya sedang fokus-fokusnya, tiba tiba pintu terbuka sendiri, saya kira pak gundul yang datang. Kami berdua menatap kearah pintu, berharap ada orang yang masuk. Dan selang berapa detik pintu itu akhirnya Drakkkk!! , tertutup sendiri. Kami berdua saling pandang,
“Mbak roro, kita harus pulang sekarang. Kerjaan biar dilanjutin besok!”
“Mbakkk…” Saya belum selesai bicara, mbak tata langsung memotong dengan suara lantang
“AYOOO MBAK, NDANG MULIHO BEBERES! ENGKO LANGSUNG MLAYU PAS NGELEWATI LAWANG KUI!”
Bingung campur takut, saya langsung melakukan apa yang mbak tata suruh. Saya bukan anak yang sensitif akan makhluk gaib, tapi pada saat itu hawa diruangan kantor menjadi sangat tidak nyaman.
“Berdiri dibelakang saya dan siap-siap kita lari yaa” ucap mbak tata.
Langsung lari terbirit-birit kami untuk menuruni tangga, saat ingin membuka pintu keluar. Gagang pintu nya tidak bisa dibuka, kami berdua yang panik tidak bisa berkata-kata apapun lagi, hanya bisa menggedor-gedor jendela memanggil pak gundul
“PAK SATPAM! PAK! PAK! TOLONG KAMI PAK! BUKAIN PINTU NYA PAK!” kami berdua berteriak kencang.
Syukurlah pak gundul mendengar kami, ia langsung berlari ke arah pintu dan dengan mudahnya membuka pintu yang terkunci ini. Kami berjalan sambil ngos-ngosan, sambil sesekali melirik kerah jendela kantor.

Sosok Hantu Cantik Noni Belanda

Setelah kami diberi minum oleh pak gundul, mbak tata pun mulai bercerita,
“Tadi, ada hantu perempuan cantik sekali. Sepertinya seorang noni belanda. Saat saya meminta mbak roro untuk berdiri dibelakang saya, dia sebenarnya ada ditengah pintu sambil melotot. Saat saya teriak untuk menuruni tangga sebenarnya dia sedang menyusul kita kebawah, jadi saya ketakutan banget. Walaupun kita sudah keluar sekarang, dia masih melihat kita dari jendela kantor. Dia cantik sekali seperti orang dalam lukisan-lukisan wanita belanda.”
Pak gundul hanya manggut-manggut, seakan dia sudah mengetahui kebreadaan hantu itu.

“Karena seorang paranormal pernah gagal dalam mengusir mereka. Akhirnya dibuatlah kesepakatan, hantu itu boleh tetap ada di gedung ini namun mereka tidak boleh mengganggu para pekerja disana. Si-orang pintar berkata agar kita selalu berpikir positif dan tidak menjadi penakut apalagi sampai berpikiran jahat. Tentu hal itu sangatlah sulit sekali, makhluk halus mana bisa diajak kompromi karena mereka sosok yang meyesatkan manusia.. Apalagi jika diingat banyaknya penampakan hantu ngesot, dan hantu dengan mata seperti kelereng hijau, dan banyak suara kegaduhan dari dalam gudang. Walaupun sudah mulai berkurang, jarang lagi ada gangguan seperti itu terjadi nyatanya masih sering orang melihat api terbang. Dan yang dialami pak gundul, ada kunti yang meraba pahanya. Ini memang menakutkan, namun mau bagaimana lagi. Semua orang bisa betah bekerja disini sampai sekarang, seakan-akan tidak pernah ada yang terjadi.” Ucap pak gundul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *