Loading

Niatnya angga pindah kekosan baru untuk mencari suasana rantau yang menyenangkan, tapi ia melihat ada hantu makmum di balik punggung nya saat melaksanakan shalat.  Kisah ini datang dari seorang anak laki-laki berumur 20 tahun-an yang bernama angga. Kini ia tengah menjalani kuliah semester lima fakultas hukum dan ia berencana akan pindak kosan. Menurutnya,kosan yang baru ini lebih dekat dengan tempat freelance nya kini yang berada tak jauh dari pusat kota dan universitas.

Ia pindah kosan pada hari sabtu dan bersyukur teman-temannya mau membantu. Beberapa hari lalu angga sudah packing beberapa barang agar lebih cepat selesai. Solo hari itu cukup mendung namun berkur tidak sampai dan pndahan bejalan lancar-lancar saja. Teman-temannya merasa kalau kosn angga memiliki hawa yang aneh, tempatnya memang luas namun cat nya agak lusuh seperti bangunan tua. Namun angga berpikir kosan ini adalah kosan yang terbaik yang bisa ia dapatkan.

Baca Juga : Misteri Siswa Gaib Berseragam Pramuka Yang Menakutkan Di Sekolah

Pindahan Ke Kosan Baru

Jarak dari kosan lama menuju kosan barunya memang cukup jauh, apalagi sekarang malam minggu pasti jalanan akan macet sekali. Mereka baru sampai kosan yang baru setelah adzan magrib dan langsung menata barang. Barang pertama yang ia letakkan adalah kasur, ia membawa kasur lamanya dari kosan lama dan kemudia ia membersihkan kamar mandi dan menata peralatan mandi nya. Teman-teman ardi yang lain membantunya membersihkan jendela,mengepel lantai kamar dan menyusun pakaian angga ke lemari.

Sampai salah seorang teman angga melihat sehelai kain beraddi atas kasur, ia menanyakan siapa pemilik kain ini. Semua teman angga dan angga sendiri terdiam, sampai ada yang nyeletuk “Punyamu kali angga?”
“Tapi aku tidak punya kain ini” jawab angga.
Semua teman angga memperhatikan kain selendang tua berwarna merah itu, kelihatannya sangat lusuh sekali seperti telah lama terpakai oleh seseorang. Semua teman angga terdiam, tak ada satupun yang menjawab ataupun merespon. Lalu mereka kembali pada kegiatan nya masing-masing lagi, sampai pada pukul sepuluh. Setelah semua beres, teman-teman angga berpamitan untuk pulang karena jarak kosan angga cukup jauh.

Hantu Makmum Ikut Shalat Dan Berdoa

Setelah semua temannya pulang,saatnya angga membersihkan sisa acara pindah kosan. Akhirnya angga siap menempati kamar kosan nya, karena kelelahan ia langsung tertidur dan lupa untuk shalat isya. Pada tengah malam ia terbangun dan terkejut melihat jam sudah menunjukkan pukul setengah satu malam. Ia langsung terbangun dan pergi untuk mengambil wudhu dan melaksanakan shalat isya. Saat memulai rakaat pertama nya, ia merasa ada suara helaan nafas dari belakang tubuhnya. Layaknya ada seseorang yang menjadi makmum solat dan berdoa. Apakah hantu makmum?

Tentu saja, shalatnya menjadi tidak khusyuk, jelas-jelas ia hanya sendirian setelah teman-temannya pulang. Sampai berpikir untuk mengintip diam-diam saat bersujud. Dengan berani nya ia pelan-pelan melihat ada sosok berbalut kain putih seperti memakai mukena sedang ikut bersujud. Ia terkejut sengah mati, jantungnya berdetak tidak menentu, siapa sosok itu? harus bagaimana bertindak setelah ini. Ia mencoba menenangkan dirinya dan memutuskan untuk terus khusyuk dalam shalatnya. Ia agak ragu untuk melakukan slam dan menengok secara perlahan dari sudut matanya melihat bagian belakang tubuhnya.

Benar saja, tidak ada siapapun. Ia mempercayai kalau semua ini hanya ilusi mata dan imajinasinya sendiri karena kondisinya yang baru bangun tidur membuat mata nya bisa saja salah lihat. Selesai shalat ia lanjut berdoa dan memohon untuk diberikan keselamatan dan ketenangan dari apa yang baru saja lihat. Baru berapa doa terucap, lagi-lagi kejadian aneh kembali terjadi. Kini, sangat jelas, ia mendengar suara perempuan sedang berdoa tepat dari belakang tubuhnya.

Kini apakah telinganya juga menjadi salah dengar? Ia ketakutan hebat sampai tidak berani beranjak dari sajadah nya. Bahkan untuk menoleh dan memastikan siapa orang yang sedang berdoa saja ia tidak berani. Tanpa sadar ia ketiduran sampai pagi pada sajadahnya dan langsung tersadar dengan kejadian semalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *