Loading

Ratna kira tinggal pada asrama mahasiswa akan menyenangkan, tapi malah kesan horor diganggu hantu penunggu asrama. Ada seorang mahasiswa yang akan merantau ke kota surabaya yang bernama ratna. Ia adalah mahasiswi yang berasal dari luar pulau jawa dan pertama kalinya datang kesana. Sialnya, asrama khusus permpuan yang akan ratna tinggali berjumah 20 kamar lebih namun hanya terisi orang pada 4 kamar saja. Ia tidak menyangka kalau asrama nya akan sesepi ini, itupun kamar yang terisi berada pada lantai bawah.

Tinggalkan tentang kamar yang sepi, ternya asrama ini pun tak terlepas dari cerita-cerita horor dan mengerikan. Sebelum angkatan ratna, asrama ini hampir penuh terisi semua mahasiswa. Namun harus menerima kenyataan kalau selain 4 kamar itu semua kamar disana kosong tak seperti bayangannya selama ini.

Baca Juga : Hantu Makmum Ikut Shalat Berjamaah Bersama Penghuni Kos Baru

Keran Air Yang Menyala Sendiri

Kejadian yang menimpa pertama kali pada ratna adalah saat tengah malam ia baru sampai dari pergi membeli keperluan kuliahnya. Ia memang sering sekali pulang larut malam, paling cepat saja baru sampai asrama pukul 10 malam, setelah sampai ia langsung menuju tempat cuci baju. Kebiasaan ratna ialah selalu mencuci pakaian setiap tengah malam, letak tempatnya berada dekat kamar mandi umum.

Saat itu di asrama dua orang penghuni kamar lainnya sedang pergi, hanya tersisa ratna dan indy. Saat mencuci pakaian, indy sendiri sedang berada dikamarnya sedang menonton televisi sambil mengantuk. Sebenarnya malam itu angin nya cukup kencang juga dan hawanya menjadi merinding, saat ratna masih mengucek bajunya ia teringat akan seseorang. ia pernah mendengar suatu cerita dari asrama ini kalau penghuni asrama tidak menyukai orang-orang yang masih beraktivitas sampai tengah malam. Namun ia segera membuang jauh-jauh mitos itu, karena baju kotor nya malam ini sudah banyak menumpuk.

Terdengan Suara Orang Sedang Mandi

Tiba-tiba dari arah kamar mandi, langsung terdengar suara air mengalir dari keran yang terbuka sendiri. Sontak ratna sangat terkejut dan langsung pergi ke kamar indy sambil berteriak. Menanyakan apakah ada orang lain selain mereka berdua, nyatanya memang benar hanya da mereka berdua, lantas yang menyalakan air tadi siapa? Indy memang lebih berani untuk urusan permistis-mistisan, apalagi saat ratna menceritakan perihal air keran yang nyala sendiri itu. Tanggapannya biasa saja, bahkan ia malah mengajak untuk mendekati lagi kamar mandi itu. Kamar mandi itu jarang sekali terpakai karena letaknya yang berada jauh dan tentu saja kesan horor sangat melekat pada kamar madi tersebut.

Belum saja sampai depan kamar mandi, suara air mengalir itu tiba-tiba kembali terdengar plus suara keran yang berputar juga jelas terdengar keras “Kriat.. Kriett..” Tanpa basa-basi indy langsung mengajak ratna masuk ke kamar karena ketakutan. Keesokannya mereka menceritakan kejadian semalam kepada penjaga asrama, tanggapannya hanya “Itu sudah biasa. Mereka hanya mau berkenalan dengan kalian. Selepas dari kamar mandi biasanya saya meninggalkannya dengan gayung terisi air, kalau tidak akan sering terdengar suara orang gebyar-gebyur seperti sedang mandi.”

Tidur Ditemani Hantu Penunggu Asrama

Haduh.. Ia kembali menceritakan bahwa kengerian ini tidak hanya terjadi pada asrama perempuan saja. Saat beliau berkunjung ke asrama laki-laki pun turut merasakan hal-hala mistis. Saat itu pera pemuda sedang mengobrol pada ruang tengah dan ada seorang anak sebut saja yogi, ia tengah mencari gunting kuku karena kukunya yang sudah ia rasa panjang. Dan ia pergi kekamar salah satu temannya galih untuk meminjam gunting kuku kekamarnya, semua pemuda disana sudah akrab dan dekat.

Bermaksud mengambil gunting kuku dengan perlahan ia mengatakan “Pinjem gunting kuku nya bentar ya bang” di samping yogi yang tengah tidur. Ia melihat tertidur dengan seorang anak kecil tidur bersama yogi, galih mengira bahwa yogi sedang kedatangan saudara kecilnya. Setelah hampi setengah jam, yogi bangun dari tidurnya dan ikut bergabung bersama galih dan teman-teman. Galih dengan santai nya, mengembalikan gunting kuku yang ia ambil nya tadi sambil berterima kasih.

Galih bertanya, “Makasih ya bang. Oiya, kok keluar sendiri? Tadi adikmu yang tadi tidur mana bang?”
“Iya sama-sama. Adiknya siapa? Gue gak punya adik.” Jawab yogi.
“Oiya lu gak punya adik. Pokonya saudara atau keponakan lu yang tadi tidur bareng lu bang” tanya galih.
“Eh jangan bikin takut deh.” Jawab yogi panik.
“Ya ampun serius bang. Tadi gue masuk kamar lu trus ada anak kecil lagi tidur sebelah lu!” jawab galih kesal.

Seisi ruang tengah tampak kaget dengan apa yang galih lihat dan tentu saja muka yogi langsung pucat. Sosok hantu penunggu asrama ini sering sekali menampakan wujudnya bahkan sampai mengganggu manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *