Loading

Hantu juga mendiami tempat ibadah. Salah satunya yaitu Hantu dari negara thailan phi pret sering mendatangi tempat ibadah unutk memohon ampunan kepada tuhan terhadap perbuatannya selama hidup. Memohon ampun atas segala perlakuan kejinya selama hidup.

Perawakan dari hantu ini ialah memiliki tubuh setinggi pohon kelapa dan memiliki lengan yang sangat panjang melewati tumitnya. Dengan wujud itu ia memiliki mulut hanya sebesar lubang jarum, sangat kecil.

Asal Usul Hantu Phi Pret

Pada masa hidupnya, ia sering berbuat dosa dengan menyakiti orang-orang dengan berkata kasar berbohong. Ia terkenal suka Memaki orang lain serta tak menghargai orangtua. Karena itu, hantu phi pret memiliki wujud menakutkan yang pembalasan saat masa hidupnya. Dengan wujud yang menyeramkan dan mulut kecil adalah balasan atas sifat rakusnya.

Baca Juga “Dihantui Suara Gamelan dan Sinden Dari Kaki Gunung Merbabu”

Kemunculan Sosok Hantu

Masyarakat thailand menuturkan, mereka acap kali mendengar bunyi jeritan bentuk ungkapan penyesalan yang sayup-sayup terbawa bersama angin yang menimpa pohon-pohon. Bunyi aneh itu adalah bunyi aneh dari hantu phi pret akan segala penyesalannya. Itu tergambarkan sebagai upaya penyesalan dari hantu tersebut, mereka bersedia berdoa untuk mereka agar phi pret bisa terbebas dari dosa dosa selama hidupnya. Hantu ini terealisasi dari sosok manusia yang tidak berterimakasih dan mempunyai sifat materialistis. Jadi sesudah ia meninggal dunia kemudian bereinkarnasi menjadi sosok phi pret.

Sebagai pembalasan sosok phi pret memiliki nafsu makan yang sangat besar, namun sayangnya dengan mulut yang kecil ia tak bisa memuaskan kerakusannya. Pada kepercayaan buddha, sosok hantu yang selalu minta pengampunan ini memiliki festival tersendiri bernama Hungry Ghost Festival di Thailand selatan.

Masyarakat Thailand mempercayai bahwa orang-orang yang tak tahu berterima kasih, bersikap matrealistis dan rakus akan bereinkarnasi sebagai Pret setelah meninggal dunia. Mereka akan menjadi sosok yang tetap rakus, memiliki keinginan tinggi, namun melewati siksaan berupa mulut kecil yang tidak akan bisa memuaskan hasratnya.

Sosok hantu ini menjadi gambaran dan pelajaran umat untuk senantiasa bersyukur, tetap berperilaku baik terhadap siapapun. Bagi masyarakat yang percaya dan menyakini adanya reinkarnasi sosok ini akan sangat berpengaruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *