Loading

Hantu wanita asal jepang yang sedang banyak orang Hantu Teke-teke. Walau gak setenar sadako, tapi wujudnya gak kalah seram dengan hantu jepang lainnya. Tindakan bullying bukan hanya mengganggu mental seseorang namun akibatnya bisa sangat fatal. Bisa membuat orang lain meninggal sampai menjadi arwah gentayangan. Seperti kisah kali ini, siap sangka perbuatan jahil dan terkesan sepele itu dapat mengakibatkan hal yang tidak baik dalam bentuk apapun.

Baca Juga : Hantu Black Eyed Child, Sosok Bocah Bermata Hitam Mengerikan

Kisah Bermula Hantu Teke-teke

Munculnya teke-teke ini berawal dari kisah bullying yang dialami oleh seorang murid yang bernamana Kashima Reiko. Pada masa sekolahnya ia adalah seorang gadis yang pemalu dan juga penakut. Karakternya itu membuatnya mnejadi sasaran bagi teman sekolahnya untuk melakukan tindak bullying kepadanya. Suatu hari, reiko sedang menunggu kedatangan kereta api di stasiun shinkansen. Saat sedang menunggu kereta pada peron, ia masih tak teerlpeas dengan perilaku bullying teman-temannya. Salah seorang temennya yang sangat jahil, menaruh seekor jangrik tepat pada bahunya. Tak tahu kejahilannya akan berakibat fatal, sangking terkwjutnya melihat jangkrik pada bahunya ia terjatuh ke rel.

Dan pada saat itu juga dalam hitungan detik, kereta super cepat jepang itu langsung menggilas tubuhnya dengan segera. Tubuhnya terpotong menjadi dua yaitu bagian kepala sampai pinggang dan bagian pinggang lainnya sampai kaki. Karena udara kota saat itu sangat dingin membuat darahnyatak langsung berceceran sehingga mampu menyeret bagian atas tubuhnya menuju ke stasiun. Dan salah seorang petugas terkejut melihatnya dan langsung melempat plastik kearahnya. Lalu reiko pun tewas dengan penderitaannya

Dendam Hantu yang Mematikan

Karena hal itu, sosoknya memiliki dendam terhadap kelakuan teman-temannya itu. Ia bergentayangan dan muncul sebagai hantu yang bernama teke-teke. Karena bagian tubuhnya yang terpotong menjadi dua, sosoknya berjalan dengan menyeret tubuhnya dan bukan dengan kaki melainkan dengan tangan. Seakan belum cukup menyeramkan, ia juga akan terlihat membaw sebuah sabit pada salah satu tangannya. Sabit itu akan ia gunakan bagi siapapun ornag yang tak bisa mnejawab pertanyaannya. Menurut legenda jepang, setelah tiga hari kita mendengar atau membaca kisahnya, ia akan mendatangi kita dengan bunyi teke-teke saat ia merangkaka menggunakan lengannya menuju kearah manusia. Hih seram..

Ia dapat melejit dengan kecepatan 15km/jam dan saat bergentayangan ia akan melihat calon korbannya dengan bertanya “kakiku mana?”. Cara selamat dari sabetan sabitnya orang itu harus menjawab pertanyaan itu dengan “dijalur meishin” itu adalah jalur kereta saat reiko tewas dan tubuhnya terbelah dua. Menurut berita yang beredar hantu teke-teke ini dapat membunuh orang. Ada dua orang yang telah menjadi korbannya yaitu seorang masinis dan siswi sekolah. Siswi terbunuh saat ia pulang dari sekolah pada malam hari dan melintasi sebuah gedung tua. Ia melihat teke-teke sedang bertengger dan sosok itu langsung turun menghampiri siswa tersebut serta langsung mengayunkan sabitnya ke siswa itu.

Sementara itu, kisah si masinis itu terbunuh ketika musim salju dan kereta yang ia kendarai menabrak sesuatu yang tak lain adalah hantu teke-teke yang berada ditengah-tengah rel. Lalu si masinis memutuskan mencari prtolongan kepada polisi setempat dan si masinis itu masih pada menjaga kereta. Dan tak berapa lama, ketika temannya kembali, si masinis telah tewas pada tiang listrik dengan sosok teke-teke yang terlihat sedang memeluknya. Yang kelihatannya hanya hantu wanita biasa, eh tau-taunya menjelma menjadi hantu yang mematikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *