Loading

Jiangshi adalah hantu seperti vampire yang berasal dari china. Menurut legenda china sosok ini mayat yang dihidupkan kembali. Kebudayaan tiongkok menyebutnya untuk jenazah yang telah dikubur ke tempat kering dan tidak lembab dan tak ada yang membuat organisme kecil yang membuat jenazah itu membusuk. Walau sampai bertahun-tahun jenazah itu akan tetap seperti semula. Jenazah seperti ini biasanya mengandung sejenis racun dan meyebarkannya, walau sebenarnya mayat itu sendiri memang memiliki racun.

Jiangshi digambarkan oleh sosok mayat kaku yang berjalan menggunakan seragam resmi dari Dynasti Qing. Mereka memburu manusia dengan menghisap energi kehidupan manusia yang hidup. Berbeda dengan drakula, cara mereka menjelajah tidak sama. Drakula bisa berjalan dan juga terbang, kalau jiangshi hanya melompat-lompat. Kisah jiangshi telah ada lebih dari 2.000 tahun lalu menurut mitologi china.

Saat itu china yang masih belum bersatu dengan kaisar pertama Qin Shi Huang, mereka sama-sama menaklukan negara sekitarnya. Penaklukan itu mengakibatkan banyak prajurit berada digarda terdepan dalam peperangan melawan pasukan dari Qin Shi Huang. Dari pasukan mereka banyak yang telah tewas dari medan pertempuran. Tragisnya, keluarga tak mampu membawa pulang jenazah para prajurit. Maka dari itu mereka mendatangi pendeta bernama Tao untuk melakukan sebuah ritual. Proses itu bertujuan untuk memanggil ruh dan jiwa orang yang meninggal agar bisa berjalan sendiri.

Ritual Mengantarkan Sosok Jiangshi

Ritual ini tak melibatkan ilmu sihir sama sekali, pendeta itu bertugas memanjatkan doa untuk para arwah jiangshi. Proses ritual itu memulai dengan mengikatkan bagian pergelangan kaki dan lutut dan tangan mereka pun mengangkat sampai posisi terentang. Proses ini terjadi karena tubuh si jenazah sudah sangat kaku. Lalu sebuah tongkat panjang akan terikat keseluruh tubuh jenazah yang sudah berdiri tegak teratur. Orang yang kuat akan mengangkat tongkat tersebut pada bagian depan dan belakang. Maka dari itu, saat kedua orang itu mengangkat tongkat mayat akan terlihat seperti sedang melompat-lompat. Pemimpin rombongan yaitu pendeta tao akan membunyikan sebuah lonceng sepanjang perjalanannya. Ritual ini akan berlangsung pada malam hari, orang-orang yang melihatnya akan bergidik ngeri.

Pendeta itu menuliskan sebuah mantra kesebuah kertas serta nama, tangga lahir pada wajah si mayat sehingga jiangshi itu dapat kembali ke keluarga. Karena meninggal otot-otot para jenazah itu menjadi kaku dan menyebabkan bisa berpindahnya tempat dengan manusia. Namun jika kertas berisi mantra tersebut sampai tercabutm jiangshi bisa sangat berbahaya dan membunuh manusia untuk menyerap “qi” manusia.

Baca Juga : Kastil Cachtice – Tempat Pembantaian Ratusan Gadis Oleh Ratu Terkejam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *