Loading

Dila memilih merantau ke kota lain agar jaraknya ke kampus lebih dekat, sialnya ia malah memilih kamar kos no.13 ini. Kisahnya datang dari seorang anak gadis bernama Dila, ia tengah menjalani masa-masa kuliah di Universitas di Purwokerto pada tahun 2017 dan dia di tegal. Itu cukup jauh bila harus setiap hari pulang pergi dari rumah. Maka dari itu ia memilih untuk ngekos dekat dengan kampusnya.

Sebelumnya ia belum pernah tinggal jauh dari orangtua nya dan ia mengaku cukup takut untuk tinggal sendiri dan mandiri. Maka dari itu ayahnya menawarkan sebuah kosan milik temannya ia bernama Om Andi, bertujuan agar ia lebih nyaman saja dan tidak khawatir jika nanti butuh apa-apa. Tapi sayangnya, kosan itu sudah full alias penuh dan tidak ada lagi kamar kosong yang tersedia untuknya. Namun om andi menawarkannya untuk ngekos dekat dengan salah satu kosan tak jauh dari tempatnya.

Baca Juga : Peristiwa Horor Nonton Bioskop Ditemani Jin Yang Menyerupai Teman

Kosan Baru

Mereka pun menyetujui itu karena waktunya juga sudah mepet untuk jadwal ospek. Kosan yang akan ia tinggali adalah kosan khusus perempuan yang cukup besar, hawanya sejuk dan memiliki pagar. Harganya pun masih wajar karena kamar mandinya terpisah dan umum.

Saat berkeliling melihat kamar-kamar yang kosong netah kenapaia menunjuk kamar kos no.13 untuk ia tinggali. Padahal banyak yang mempercayai kalau angka 13 adalah angka sial. Tapi ia tipe orang yang cukup cuek dalam menanggapi hal-hal seperti itu. Posisinya pun dekat dengan tangga menuju lantai dua, jemuran dan yang terpenting kamarnya adem karena dekat dengan pagar.

Setelah deal dan ayahnya membayar untuk 1 bulan kedepan,langsung saja keesokan harinya mereka langsung pindahan. Ayah ibunya ikut serta membantu dila untuk pindah, karena dia adalah anak semata wayang maka tak heran kalau orangtua nya cukup memanjakan nya. Apalagi tahu kalau anaknya akan tinggal merantau sendiri, heboh deh sekeluaraga.

Ia pun cuek-cuek saja, namun setelah mereka semua pulang barulah terasa aneh dan sepinya. Tapi hawanya masih biasa saja dan adem, jendela kamar langsung menghadap kearah tempat jemuran. Sebelum pindahan ia lupa membeli korden untuk dipasang, alhasil masih terlihat dari luar.

Kejadian Aneh Pada Kamar Kos No.13

Keesokan harinya saat hari pertama ospek, entah kenapa tubuh nya mendadak lemas, ia memaksa diri untuk tetap datang kekampus. Walaupun sampai kampus pun tubuhnya harus bobrok juga, bahkan ia hampir pingsan. Ia beristirahat pada unit kesehatan kampus lalu mengabari orang rumah dan ia dijemput oleh ayahnya dari tegal untuk pulang.

Akhirnya ia harus istirahat selama seminggu dan kerjaannya hanya tidur-tiduran saja. Terpikir kalau ada baiknya ia sakit saat masa ospek begini, karena ia tak perlu mengikuti suruhan aneh oleh senior. Pas ngerasa badan udah agak enakan ia kembali ke kosan untuk mulai berangkat ke kampus. Baru saja beberapa hari menerima pelajaran, tugasnya langsung menumpuk. Alhasil ia harus begadang lembur untuk mengerjakan tugas.

Pada suatu hari kejadian aneh terjadi pada kosannya, sekitar tengah malam saat ia sedang bersiap untuk tidur setelah mengerjakan tugas. Ia rebahan sejenak sambil mengecek sosmed nya, ia mendengar ada rintihan suara perempuan sedang menangis. Suaranya kadang jauh, kadang dekat, kadang jauh, kadang dekat seperti itu terus. Lama-lama ia ngeri juga dan bodohnya ia masih membiarkan jendela kamarnya belum terpasang korden. Setelah suara itu perlajhan hilang, ia merasa kalau ada yang sedang memperhatikannya dari jendela.

Sontak ia menyumpal telinganya dengan hedseat lalu menarik selimutnya dan mencoba untuk tidur. Setalah malam yang menyeramkan itu, malam-malam selanjutnya menjadi semakin aneh.

Penasaran dengan kelanjutannya? Simak Episode selanjutnya ya !!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *