Loading
Kamar Mandi Seram Tempat Kemunculan Sosok Bocah

Beni yaitu salah satu dari kawan pesantren saya yang acap kali sekali mandi malam. Bukan sebab hobi ia mandi malam namun sebab sekiranya ingin mandi petang antrenya dapat bejibun. Maklum, santri di pesantren ini jumlahnya banyak namun jumlah kamar mandi sedikit sekali.

Kebanyakan dari santri-santri senior lebih memilih mandi agak mepet waktu Maghrib, biar agak sepi. Namun, sekiranya hari itu yaitu hari Kamis petang, kami lazimnya akan memilih mandi keesokan harinya. Karena malam Jumat pastinya aura dan suasana mistis lebih kental dari biasanya.

Setiap malam Jumat memang pesantren sini senantiasa memiliki agenda khusus. Semenjak ba’da Maghrib santri akan berkumpul membaca Manaqib Syekh Abdul Qodir Jaelani di masjid. Lanjutkan dengan membaca Al-Barzanzi sesudah salat Isya. Aktivitas ngaji rutin harian Libur segala.

Sebab hampir seluruh santri berada pada mesjid, karenanya menjadikan gedung pondok akan betul-betul sepi. Terutamanya kamar mandi santri putra yang berada di ujung paling jauh dari mesjid pondok. Cuma ada dua golongan santri yang tak ikut kesibukan di mesjid ketika malam Jumat. Yang pertama santri yang kamarnya kena jatah piket nguras kolam. Kedua, santri yang sorenya belum mandi dan nekat mandi malam-malam termasuk Beni.

Baca Juga “Kuntilanak Caper Bikin Ngakak Bikin Merinding Juga”

Kamar Mandi Pondok dan Segala Ceritanya

Sudah jadi rahasia biasa jikalau kamar mandi pesantren terkenal sangat jorok dan sangat horor. Bahkan saking joroknya saluran pembuangannya mampet, air bak mandi yang bercampur sabun bikin warna menjadi abu-abu . Pun jikalau sedang apes apesnya, bisa saja dapat nemu eek di lubang WC yang belum sempat disentor.

Nah, malam itu Beni takut juga jikalau nekat mandi. Maklum, cerita-cerita horor menghantui kamar mandi bagi santri yang sengaja dan nekat tidak hadir kegiatan malam Jumat banyak sekali.

Dari munculnya sepotong tangan yang tahu-tahu bantu nyebokin pantat kita dari lubang WC. Atau sosok yang mendiami kolam sampai yang mendadak muncul dari bak mandi. Itu kisah sehari-hari yang sering terjadi pada pesantren pada umumnya.

Adakalanya kami memikir cerita-cerita itu pasti akal-akalannya para Kang Ustad Pondok saja biar takut mandi malam terus jadi bergegas ke masjid sehabis magrib. Walapun begitu, sekalipun lazim dan aku sebagian seangkatan yakin cerita horor cuma propaganda para Kang Ustad Pondok. Tapi memang cuma kamar mandi pondok putra udah kebangetan serem dari sananya.

Tapi, pada malam jumat, ada alasan lain kenapa Beni nekat mandi malam Jumat. Ia bercerita ke saya kemudian hari, waktu itu ia berani karena yakin tidak akan sendiri. Ia memilih kamar mandi bagian ujung yang benar-benar paling ujung. Alasan khusus kenapa Beni memilih kamar mandi paling ujung kamar mandi ini adalah kamar mandi favorit. Alasannya sederhana, karena kran bak mandi yang menjadi satu-satunya ada.

Kamar mandi pesantren aku cuma terdapat sebuah bak mandi amat panjang yang terpisah-pisah dengan tembok, sampai menjadi bilik-bilik kecil. Kesudahannya, kran air cuma perlu satu untuk satu deret kamar mandi. Irit, praktis, dan membuat batas minimum volume air yang bisa untuk bersuci gampang terpenuhi.

Kemunculan Sosok Bocah

Ceritanya saat Beni masuk kamar mandi favorit itu, bulu kuduknya mendadak berdiri. Katanya hawa terasa mendadak panas, tidak seperti biasanya. Beni merasa gusar, kenapa anak-anak yang piket nguras belum datang-datang juga. Lama menunggu sambil membayangkan tentang cerita-cerita horor, nyali Beni pun jadi ciut. Dengan terburu-buru Beni pun langsung mandi berharap segera selesai.

Tengah-tengah aktivitasnya mandi Beni samar-samar mendengar ada suara gemercik air dari salah satu kamar mandi sebelahnya.

Sialnya, saat dalam keadaan sangat ketakutan seperti itu, Beni sedang keramas dan busanya banyak yang turun ke mata membuatnya pedih. Ia pun harus memejamkan matanya terus. Bunyi kecipak air itu itu terdengar lagi sangat keras.

Suasanya sangat menakutkan dan buru-buru karena tidak bisa melihat apa-apa, Beni pun mulai membilas rambutnya.

Saat itulah tepat hadapan Beni, sosok tubuh misterius muncul dari bak mandi dengan begitu cepat. Seketika tubuhnya mematung gemetar tanpa ia sadar.

Sosok bocah yang telanjang bulat mengambang dalam bak mandi. Wajahnya pucat pasi, mata hitam penuh misteri. Beni teriak sekeras kerasnya imajinasinya lari kemana-mana. Mahluk itu akhirnya benar-benar menampakkan wujudnya depan Beni kali ini. Cerita horor itu benar-benar ada.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *