Loading

-Sambil membuka matanya pak guntur mengatakan kalau kisah santet ini adalah ulah anaknya, yang bukan lain kekasih rahma sendiri.- Akhirnya ia bertemu oleh sekelompok pemuda desa dan langsung membawa kerumahnya. Ia pulang dengan keadaan tidak sadar, penduduk desa jadi mendadak geger kalau ada seorang perempuan yang mengalami “kesurupan”. Semenjak kejadian kemarin, ia selalu bertingkah aneh tiap beberapa jam sekali. Kadang berteriak kesakitan dan kadang diam dengan tatapannya yang kosong, kata seorang petinggi desa ia terkena santet.

Dan petinggi desa itu pak guntur yang tak lain adalah ayah dari kekasihnya. Ia meminta beberapa pria untuk mengelilingi wanita itu sambil mengumandangkan ayat kursi tanpa henti. Menurutnya ia akan menjemput jiwa si perempuan yang tersesat, katanya jiwa nya yang sekarang sedang terisi oleh siluman.

Baca Juga : Terkena Santet Oleh Kekasih Nya Sendiri Sampai Jiwanya Tersesat

Jarum Paku Yang Berkarat Dari Dalam Perut

Mulutnya berkomat-kamit sambil mengelus perut rahma, sepertinya santet yang terkirim cukup banyak. Sambil mengelus perutnya, ia seperti sedang menarik sesuatu dan bener saja terdapat jarum paku yang sudah berkarat dari dalam perut. Pria yang mengelilingi perempuan itu sontak terkejut dan merinding melihat pemandangan itu, namun mereka masih tetap melanjutkan ayat kursi nya.

Kini petinggi desa itu mulai menyingkir dan duduk bersila sambil memejamkan mata. Dan sambil berpesan dengan semua orang untuk jangan gegabah bertindak, semua harus fokus. Ia berencana akan menjemput jiwa rahma yang tersesat karena tidak bisa hanya memanggilnya. Santet yang datang cukup sulit tersingkir, karena sosok nya yang cukup kuat menempel pada tubuh rahma.

Ternyata Kisah Santet Ini Dilakukan Oleh Kekasih Nya Sendiri

Proses ini berlangsung cukup lama sampai berjam-jam, biasanya ia menangani orang yang terkena santet hanya membutuhkan waktu paling lama 3 jam saja. Tapi sayangnya malam itu cukup panjang. Karena kalau tak terselesaikan malam itu juga, jiwa rahma akan benar-benar bisa hilang. Setelah 2 jam duduk bersila ia menyebutkan sebuah nama.
“lham..!” sambil membuka matanya, lanjut ia berkata “Ternyata yang mengirim santet adalah ilham anakku sendiri, kurang ajar anak itu!”

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *