Loading

Lembur stock opname kali ini mungkin adalah pengalaman yang paling menyebalkan bagiku dan teman-teman lain, perihal gangguan dari satu sosok yang cukup jahil dan selalu menunjukkan eksistensi nya.
Aku dan kawan satu kosanku pagi-pagi itu baru saja pulang dari minimarket tempatku bekerja dengan wajah mengantuk dan aneh. Aku agak kesal, riasan yang masih ada pada wajahku bahkan tidak langsung ku bersihkan dan memang riasanku kali ini terlihat lebih tebal dari biasanya.

Saat salah satu teman satu kosanku membahas soal liburan yang telah kami rencanakan dari berbulan-bulan lalu, tampangku memang agak menyebalkan saat itu. Aku yang membersihkan makeup masih saja ngedumel tidak henti-henti perihal jadwal stock opname yang habis ku kerjakan malam ini. Sangking penasarannya, risma duduk mendekat kearah ku yang sedang mengoleskan micellar water pada wajah. Setelah selesai aku langsung menghadap kearahnya dan mulai bercerita tentang hal yang menimpaku semalam.

Baca Juga : Di Tertawai Kuntilanak Yang Mengiringi Perjalanan Ke Masjid

Lembur Stock Opname Yang Menguras Tenaga Dan Menegangkan

Sebagai seorang kasir, aku memegang tanggung jawab untuk melakukan stock opname pada daerah kasir dan 1 rak kosmetik. Aku masuk shift 2 kemarin yang berarti selesai tutup toko pukul 10 malam barulah semua karyawan toko bisa memulai lembur stock opname. Ya memang menguras tenaga sekali sih, tapi menurutku lebih baik daripada masuk shift 1 dan dia harus pulang dulu dan berangkat lagi pada malam harinya.

Setelah minimarket itu tutup dan semua karyawan yang berjumlah 7 orang telah datang dan mereka langsung menuju ke jatah rak mereka masing-masing. Saat itu sudah pukul 1 malam, temanku bernama rizki yang waktu itu kerja satu shift denganku mengatakan sangat mengantuk luar biasa. Akhirnya dia minta izin untuk tidur 1-2 jam pada gudang toko.

Aku yang saat itu masih menghitung stock rokok pada area kasir tiba-tiba terkejut dengan kursi yang tadi ia duduki tiba-tiba berubah arah menjadi kearah komputer *Kriettttt.. Aku yang berada pada area kasir itu sempat terkejut dan merasa ketakutan. Ia langsung menghampiri kedua temannya yang berada pada area snack dan chiller.
“Lu kenapa?” tanya indri.
“Haha gapapa, cuma pengin lari-larian aja biar gak ngantuk” ucapku bohong.

Beberapa Barang Yang Tiba-Tiba Terjatuh Sendiri

Akhirnya kupilih mengerjakan stock opname pada area kosmetik dahulu, untungnya aku berada dengan satu lorong rak dengan temanku nizar. Nizar saat itu sedang menghitung stock opname kosmetik pria yang berada satu deret rak denganku. Sedang hening-heningnya pada pekerjaan masing-masing kami tiba-tiba terkejut dengan *bukkk,. Ada tissue toilet yang terjatuh sendiri, rak belakang tubuhku persis.

Mereka hanya saling bertatapan saat itu, nizar kembali menaruh tissue itu ke tempat semula dan mereka kembali bekerja. Tak lama kemudian, mereka kembali terkejut dengan jatuhnya sendiri pengharum ruangan yang tidak tahu karena apa. Karena ukuran nya yang cukup besar bahkan suaranya sampai terdengar oleh semua teman-teman satu toko.
“Woi hati-hati dong” teriak salah satu teman.

Mereka berdua hanya saling bertatap dan tubuhnya seakan membeku. Apa yang membuat barang-barang itu terjatuh dengan sendirinya, bagaimana kelanjutan kisahnya simak pada part selanjutnya ya…

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *