Loading

Cerita Horor : Minta dibukakan mata batin nya, malah ketakuan sendiri – Menurut yudi, anak indigo adalah hal mitos. Baginya makhluk halus dan cerita karangan anak indigo tidak bisa dipercaya adanya.

Saya merupakan anak pertama dari dua bersaudara dan saya tinggal bersama sepupu saya juga dalam satu rumah bernama Tyo. Tyo sudah lama dikenal sebagain anak indigo, bahkan dia sekarang sudah mempelajari mengenai penyembuhan bagi orang-orang yang kesurupan bahkan terkena santet atau guna-guna pada part time. Walaupun baru lulus sekolah dan belum bekerja, hasil dari jadi dukun part time lumayan buat beli jajan dan kuota internet sendiri. Ditambah kalau pas pasien yang ditangani nya adalah orang dari keluarga kaya, saya bahkan akan kecipratan makan seblak gratis diwarung terdekat kami.

Tidak Percaya Kemampuan Anak Indigo

Untuk keluarga kami kemampuan diah sudah dianggap biasa dan dianggap sebagai anugerah walaupun dulunya sebelum tyo bisa mengendalikan kemampuannya itu dia sering kesurupan sampai berkali-kali sosok dalam sehari. Namun tak bisa dibantah juga kalau ada yang menganggap kalau tyo selama ini hanya halu dan mengada-ngada cerita dan meremehkan kemampuannya. Salah satunya adalah teman sekolahnya sendiri yang bernama Yudi, ia dianggap sebagai orang yang cukup logis dalam berpikir dan tidak percaya dengan cerita-cerita dunia gaib.

Baca Juga : Abang Ojek Online Gaib, Bikin Ketiduran Di Kuburan

Salah satu contohnya saja saat mereka masih dibangku sekolah dan ada salah satu temannya yang mengalami kesurupan, ia menganggap orang itu bukannya benar-benar sedang dirasuki hantu. Tapi ia menganggap bahwa orang itu hanya caper saja dan mau di notice orang lain. Bahkan ia sempat berpikir mungkin saja orang kesurupan itu adalah orang yang mengalami gangguan bipolar yang sudah kelas akut dan makanya ia bisa bersikap sebagai orang aneh.

Menjual Benda Pusaka

Ada lagi nih cerita kalau yudi benar-benar tidak percaya akan kemampuan Tyo. Kalau gabut, Tyo sering berburu benda-benda pusaka dan ia mendapatkan cukup banyak benda keramat. Misalnya saja keris kecil, batu akik dan bahkan beberapa helai rambut kuntilanak. Walaupun ia suka memburu enda pusaka tapi ia menolak untuk menyimpan pusaka itu lama-lama. Suasana rumah akan jadi tidak enak hawanya, keluarga akan selau ribut, dan kesulitan saat sakaratul maut. Suatu hari tyo main ke kontrakan yudi untuk menawarkan hasil pusaka buruannya kepada teman-teman dikontrakannya yudi. Walaupun sebenarnya ia bisa saja menjualnya di onlineshop, namun akan cukup lama lakunya belum lagi harus COD dulu sama orangnya. Dengan percaya diri mengatakan bahwa ia tidak percaya dengan barang-barang pusaka milik tyo dan menantang tyo Minta Dibukakan Mata Batin nya. Kalau beneran bisa membukakan mata batinnya dan ia berhasil melihat hantu barulah ia akan percaya. Sebenarnya tyo tak mau merespon tantangan dari yudi itu. Untungnya juga tidak ada untuknya, mau dia percaya atau tidak itu gak ada hubungannya dengan tyo.
“Ayo bukain mata batin gue coba yo. Kalau beneran berhasil, gue tanggung jatah rokok lo selama sebulan. Dan kalau gue gak kenapa-napa, ya lo yang tanggung jatah rokok gue selama sebulan.” tambah yudi.
“Hah yang bener nih?”
“Terus gue bohong gitu? Jangan ngeremehin gue deh, nih saksi nya temen-temen satu kontrakan gue” Sambil menunjuk semua orang di dalam kontrakan.
“Oke deal!”

Ritual Terbukanya Mata Batin Yudi

Ritual buka mata batin akan dilakukan saat itu juga, yudi diminta duduk bersila ditengah-tengah kontrakan yang berhadapan langsung dengan tyo waktu itu. Lokasinya persis berada diantara dapur dan kamar mandi. Sebelum melakukan ritual, tyo kembali meyakinkan yudi, apakah yakin akan benar minta dibukakan mata batin nya.
“Kalau lo benar-benar gak percaya sama hal gaib. Gue cuma mau kasih nasehat, kalau nantinya lo lihat sosok-sosok aneh dan nyeremin tolong jangan takut. Sosok yang ada disini, intensitas nya lumayan gede dan agak greget juga liat orang yang agak cengengesan sama keberadaan mereka” tutur tyo.
Yudi tak menjawab sepatah kata pun omongan tyo, tak terasa bulu kuduk nya berdiri dan juga semua teman-teman kontrakan yudi yang menyaksikan. Padahal hari itu masih siang-siang bolong dan cuacanya juga lumayan cerah.

Tyo langsung menyuruh yudi menutup matanya dan menyentuh dahi yudi dengan komat-kamit dimulutnya.
“Coba buka mata lo sekarang yud, pelan-pelan aja” sambil melepas telapak tangannya dari dahi yudi.
Yudi masih celingak-celinguk melihat sekitaran, dan ia tak melihat apapun yang seram.
“Jadi apa yang lo liat yud?” tanya tyo.
“Gak ada apa-apa yo. Hahaha mampus, sekarang lo kalah. Bayarin jatah rokok gue se..”
Tiba-tiba yudi dikejutkan dengan sosok yang tiba-tiba berdiri didepan kamar mandi berpostur tinggi besar dan hitam. Bahkan sangking besarnya, kepalanya sampai tidak kelihatan
“EH LO SIAPA? NGAPAIN LO DISINI? teriak yudi.

Siapa sosok yang diliihat yudi? Lanjut ke next part ya sahabat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *