Loading

Perasaanku lega saat ada motor lain berada diantara jalan sepi ini, namun siapa sangka motor itu ternyata adalah motor gaib. Mendengar orang yang paman tabrak adalah perempuan berbaju merah pikiranku menjadi ngawur dan ketakutan. Aku menjadi berpikir kalau kisah itu ada hubungannya dengan sosok yang sering keluar pada waktu maghrib itu. Karena kejadian paman ini memang terjadi pada waktu 6-7 malam. Jadi cerita dari sebagian orang tentang komplek perumahan angker ini benar adanya. Walau baaimana pun, aku akan tetap tinggal disini, jadi aku harus terus berpikiran positif. Lagi pula, selagi aku tak mengganggu pihak-pihak horor itu dan tak keluar selama waktu maghrib semestinya tak perlu se-khawatir ini.

Pada suatu hari, ibu memintaku untuk mengantar sebuah titipan undangan pernikahan kesalah satu tetangga yang lupa ia berikan. Ia juga tinggal dalam satu kompleks yang sama dengan kami, hanya cukup jauh dari rumah. Ia berada pada komplek bagian belakang, sedangkan rumahku masih berada kearea depan. Waktu itu pukul 8 malam, lampu kompleks perumahan kami memang menyala, namun suasana nya sangat sepi. Sangking sepinya, sepi ini malah menggangguku ditambah dengan lampunya yang tidak terang sama sekali.

Karena ibuku meminta malam ini juga untuk kuantar, jadi dengan berat hati aku berangkat mengantarnya. Sebenarnya aku belum pernah kerumah teman ibu ini, jadi aku berjalan pelan sambil mengingat denah dan nomor rumah yang ibu jelaskan tadi. Setelah berjalan hampir 10 menit aku semakin sadar kalau bagian belakang perumahan ini ternyata jauh lebih sepi dan menyeramkan. Seperti masuk kedalam film-film horor, harusnya tadi kuajak adikku untuk menemani kalau tau akan se-sepi ini. Mengerikan sekali jika sampai bertemu dengan orang jahat ketengah perjalananku ini.

Mengikuti Motor Gaib

Pada sebuah tikungan pertama aku harus berbelok kanan dan ku melihat sebuah sepeda motor sedang memutari sebuah bundaran kecil komplek ini. Aku sampai terheran-heran mengapa seseorang berkendara motor malam-malam dengan mengitari sebuah bundaran sampai berkali-kali. Sampai aku melewati bundaran ini, tiba-tiba motor itu berkendara mendahuluiku, perasaanku agak lega karena sadar aku berjalan tak hanya sendirian. Maka dari itu, aku mengikuti motor tadi dari belakang dan kebetulan motor ini juga berjalan mengarah kearah rumah yang kucari.

Setelah itu, ada sebuah belokan kecil dan motor itu pun berbelok, tentu saja aku mengikutinya. Dan pada saat itu juga aku dibuat kaget setengah mati, rasanya aku ingin lari dan pulang saja. Motor itu tiba-tiba hilang tak berbekas, tak ada orang satupun atau motor selain aku dan motor yang kukendarai. Dan semua pagar rumah dan pintu sekitarku semua tertutup rapat dan tak ada tanda-tanda seseorang yang baru saja memarkiran motornya. Mendadak aku jadi kembali teringat tentang rumor kompleks perumahan angker ini, langsung saja kutancapkan gas pol motorku ini agar bisa cepat-cepat sampai.

Baca Juga : Komplek Perumahan Horor – Jangan Keluar Pada Waktu Maghrib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *