Loading

Cerita Horor – Sebuah jabatan tinggi tak membuat hidupmu selalu bahagia, tapi malah munculnya kelabang raksasa. Cerita ini datang dari seorang tanteku yang bernama tante linda, ia menjabata posisi yang cukup penting dikota semarang. Walaupun umurnya hampir menginjak 30 tahun ia masih belum memikirkan tentang pernikahan. Namanya telah tak asing terdengar disana, cukup bangga juga aku sebagai keponakannya.

Untuk menjadi orang yang cukup terkenal tak selalu membuat hidupmu bahagia. Contohnya saja tante linda yang akhir-akhir ini sering sakit mendadak dan aneh karena ketika dibawa kerumah sakit tak ada hasil yang cukup meyakinkan dari dokter. Menurut keluarga, mungkin saja tante menderita sakit karena berupa “kiriman” atau santet dari orang lain. Hal itu mungkin saja terjadi karena tante adalah wanita yang cukup sukses dab pasti ada saja orang yang tidak suka akan pencapain orang lain.

Awalanya tante masih tidak percaya akan hal-hal itu, ia akhirnya bertanya kepada orang yang lebih ahli. Sebenarnya bapaknya pun (kakek ku) juga orang yang cukup paham dengan hal-hal gaib seperti ini. Jadi selama ini ia tahu betul kalau sebenarnya ada beberapa orang yang suka kirim-kirim hal serupa. Hanya saja kali ini, sepertinya kakek cukup kecolongan.

Baca Juga : Genderuwo Kelaparan! Hantu Pencuri Sisa Makanan, PART II

Sakit Yang Tiba-tiba

Waktu itu tante mengeluh kalau punggungnya sangat sakit dan pegal. Maka dari itu, semua orang telah mengira kalau ia memang pure kelelahan dan ada masalah dengan salah satu urat, syaraf, sendi atau lain sebagainya. Keesokannya ia memilih pijat urut namun tak juga sembuh. Sampai ia datang kerumah sakit dan dokter pun memberikan respon yang tidak memuaskan. hanya faktor kelelahan. Kelelahan macam apa, ketika ia sudah bedrest selama berhari-hari tapi punggung nya masih saja terasa sangat pegal? Seperti ada sesuatu yang berat sedang menindihi punggungnya. Bahkan saat tak melakukan apapun saja, tubuh rasanya sangat lelah. Sampai ia harus bertanya kepada kakek, apa ini ada hubungannya dengan kiriman hal-hal gaib? Tubuhnya semakin tak berkuasa dan kian lemah.

Akhirnya kakek menyuruhnya untuk pulang kerumah di wonosobo. Ia memaksa tubuhnya untuk menyetir mobilnya sendiri sampai rumah. Setelah sampai dan beristirahat sebentar kakek langsung memeriksa tubuhnya.
“Lagi-lagi orang yang sama” ucap kakek.
“Sekarang model santet apa lagi?” tanya tante.
Mata kakek mendadak terpejam dan suasana menjadi terasa merinding. Aku melihat kejadian itu langsung memeluk ibuku, semua keluarga yang melihatnya pun merapat kedinding takut.
“Kasian sekali sih dek kamu” gumam ibuku.

Aku sesekali memegang tangan tante ku dan berusaha menguatkan nya, ia terus-terusan mengeluarakan air mata. Jabatan dan posisi yang cukup strategis membuatnya menjadi incaran para orang jahat. Kakek masih merapalkan doa dan tubuhku makin bergidik tak tertahankan. Kini tante berteriak kesakitan dan keadaan semakin serius. Tangan kakek langsung meraba keseluruh punggung tante linda, pada bagian pundak ia seperti menarik sesuatu.

Munculnya Kelabang Raksasa Seram

Dan muncul-lah! Sebuah kelabang yang perlahan ditarik dari pundaknya, menyeramkan sekali! Munculnya kelabang raksasa berwarna hitam itu menggeliat saat mencoba dikeluarkan. Dan dimasukanlah kelabang itu kedalam wadah. Melihat hewan yang cukup besar itu membuatku takut dan menjijikan. Kok bisa dari dalam tubuh keluar sebuah hewan besar dan hidup-hidup!
“Tuh, kirimannya gede banget! Pantas saja kamu semingguan ini gak kuat ngapa-ngapain.”
Semua orang langsung bernapas lega dan akupun ikut bahagia karena melihat tante tak merasa kesakitan lagi. Sepanjang perjalanan pulang kami tak berhenti mengucapkan syukur.

Namun keadaan yang mengagetkan terdengar selang tiga hari dari kejadian itu. Kakek tiba-tiba sakit hebat dan harus dirawat dirumah sakit secara mendadak. Beberapa saudara ku yang juga paham perkara “hal gaib” menemukan sebuah fakta yang cukup menegangkan. Ilmu kakek sedang beradu dengan pengirim santet itu. Sebenarnya dengan ilmu seperti itu kakek bisa saja habis, namun sekuat mungkin kluarga ikut membantu kakek dari serangan gaib yang mengerikan itu.

Sampai akhirnya serangan itu berakhir namun tidak dengan kesehatan kakek yang kian menurun. Walau begitu, kami hanya mampu memepertebal iman agar dijauhkan dari gangguan-gangguan orang jahat. Hanya sebatas tingkat kota saja sudah begini, apalagi kelasnya bupati, gubernur bahkan presiden? Mungkin orang tua ku lebih paham soal ini. Aku hanya mampu memandangi keluargaku dan rajin beribadah, agar mereka selau terjaga dan mengerti akan bersyukurnya rezeki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *