Loading

Cerita Horor – Ketika siaran malam, penyiar radio itu harus diganggu oleh hantu yang duluan jualan nasi goreng. Setelah itu bang andre dengan sigap langsung memutar lagu setelah panggilan itu terputus. Melihat kinan ketakutan dan seluruh tubuhnya gemetar bang andre langsung menghampiri sambil menenangkannya.
“Bang, gue takut” ucap kinan sambil menangis.
“Ini kayanya ada yang gak bener. Sepertinya kita diteror, suara itu persis kaya si penelpon kemarin.” jawab bang andre.
“Gatau deh bang, gue merinding banget.” ucap kinan.

Lagi-lagi bang andre kekeh dengan suara si penelpon itu adalah seorang nenek-nenek, namun yang kembali kinan dengar itu jelas-jelas adalah suara perempuan muda. Setalah jam kerja mereka selesai, sebelum pulang kerumah bang andre mengajak kinan untuk makan nasi goreng yang persis mereka pesan kemarin. Dengan bantuan Google maps akhirnya mereka menyusuri tempat nasi goreng yang tempatnya cukup jauh dan pelosok. Jalan menuju warung nasi goreng itu cukup gelap gulita dan sepi, hanya ada mereka berdua dan motor bang andre. Setelah menyusuri jalan hampir 25 menit, akhirnya mereka sampai ke warung nasi goreng itu. Walaupun tempatnya pelosok, tak disangka sangka kalau warung ini sangat ramai. Hampir jam tiga pagi, tetap saja banyak pelanggan yang antre. Semua pelanggan yang berada disini semuanya memakai pakaian khas orang zaman dulu dan penerangan di warung ini hanya memakai lampu corong. Sambil turun dari motor mereka cukup keheranan.

Lalu mereka segera ibu penjual nasi goreng melayaninya dan kelihatannya masih muda dan kulitnya juga masih kencang, hanya saja rambutnya yang sudah putih beruban. Tanpa basa-basi dan penuh pertanyaan akhirnya mereka memesan makanan dan menunggu nasi goreng itu selesai. Tak sampai 10 menit, nasi goreng itu datang dan rasanya memang enak sekali persis seperti kemarin. Setelah selesai, mereka langsung bergegas pulang dan saat perjalanan pulang mereka merasakan hal aneh.

 Penelpon Misterius Penyiar Radio

Selama perjalanan pulang mereka merasa saat berangkat tak melewati komplek pemakaman dan hanya ada satu jalan. Keesokan harinya mereka berdua kembali mendapat jatah shift yang sama, yaitu malam hari. Dan lagi-lagi ada telepon yang sama berdering pada jam tengah malam. Kinan hanya terdiam dan sudah menduga kalau itu pasti si penelpon misterius itu. Karena tak henti-henti berdering, dengan terpakasa kinan mengangkat telepon itu. Ia mengatakan untuk jangan terus menganggunya sambil membentak kinan tanpa basa basi. Dengan suara lirih si penelpon menjawab
“Gimana nasi goreng buatan saya neng, enak bukan?”
Saking terkejutnya, kinan langsung membanting headphone yang ia kenakan dan langsung terdengar suara tawa cekikikan dari luar studio. Dan mendadak perut mereka berdua langsung mulas luar biasa.

Menurut penuturan penjaga kantor yang memang asli warga sini, dahulunya memang ada penjuang nasi goreng yang bernama mbah ening. Usianya memang sudah tua namun wajahnya masih cantik dan awet muda. Karena kecantikannya itu Mbah ening dibunuh oleh beberapa pemuda. Konon ayah dari pemuda itu tergoda dengan kecantikan mbah ening dan berselingkuh dengannya. Dengan tragisnya ia terbunuh di warung nasi goreng nya sendiri. Beberapa orang percaya kalau ia sering mencari korban manusia agar menjadi pelanggan nasi goreng kealamnya yang baru. Tak sedikit orang yang terjebak, konon jika seseorang sampai memakan nasi goreng buatannya. Si korban akan mengalami sakit perut dan mulas luar biasa sampai beberapa hari. Dan inilah yang sedang kinan dang bang andre rasakan sejak hari ini.

Baca Juga : Si Penelpon Misterius yang Meneror Penyiar Radio Tiap Tengah Malam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *