Loading
Rumah Hantu yang Mengeluarkan Aroma Kentang Misterius

Cerita Horor – Rumah hantu yang tenar di Jogja itu yang biasa terkenal dengan nama rumah kentang. Rumah misteri dengan bebauan kentang yang menguar. Apabila kau mau rumah hantu, barangkali tulisan ini tak layak dengan ekspektasi kau. Akan namun, kalau kau mau cerita yang membuat rasa penasaran, inilah cerita saya. Beberapa hari yang lalu, cuaca Jogja benar-benar terik. Aku mengendarai motor tak terlalu cepat dari arah selatan. Supaya mengurangi terik, dan sebelum kaos hitam yang saya gunakan basah karena peluh, saya memilih jalanan yang rimbun. Karenanya, pergilah saya ke zona Kotabaru.

Saat melewati jalanan yang menuju cafe kencang saji di Jalan Sudirman, motor sedikit saya lambatkan. Aku menoleh ke kiri. Sebuah rumah kini teronggok semacam itu saja. Bangunan penuh misteri yang berdekatan dengan rumah kentang termasuhur itu. Dulunya, rumah itu yaitu lembaga tuntunan belajar ternama di Jogja. Aku kurang tahu apa sebabnya bisa jadi seperti itu. Akan melainkan, entah mengapa, ada rasa yang sedikit membuat bulu kuduk berdiri. Ini aneh bagi saya. Karena, saya jarang mengalaminya dikala cuaca masih terang benderang. Apakah tempat itu horor?

Baca Juga : Delta Plaza Surabaya Bekas Bangunan Rumah Sakit Horor

Misteri Rumah Hantu

Dulu ketika masih SMP, saya sering mendengar perihal misteri rumah hantu itu. Di suatu sore hari, dikala buah hati-buah hati sudah dijemput oleh orang tuanya, ada satu buah hati yang tertinggal di situ. Karena belum musim hape, dia minta tolong ke satpam supaya, bila orang tuanya menjemputnya, dia diberi tahu. Ia hendak ke kamar kecil sebentar. Ketika sedang buang hajat, pintu terketuk. Kabarnya orang tuanya sedang menunggunya dari luar. Dengan segera juga ia membasuh pantatnya sambil membersihkan kotoran, lalu menggunakan celana kembali.

Saat keluar, dan bertemu orang tuanya. Ia bertanya dari mana, Kok lama sekali. Ia menjawab kalau cuman ke toilet sebentar. Ketika hendak mengucapkan terima kasih kepada satpam, lalu ibunya memanggilnya. Ibunya mengatakan, ngapain ke sana? Karena jelas-jelas sudah tidak ada orang. Namun saya melihat satpam, dengan kekeh-nya mama menunggu sendirian saja daritadi. Kisah itu stop sampai sekarang. Konon, semenjak itu tak ada siapapun yang berani menunggu ke sekitar rumah hantu itu sampai Maghrib. Saat Magrib datang, mereka, mulai dari si kecil-si kecil sampai pengajar, lebih memilih pindah daerah.

Namun, pindah daerah juga tak mengatasi kebingungan. Sekiranya kamu berjalan sedikit ke utara, ada sebuah daerah yang menjadi urban legend kota Jogja. Namanya rumah kentang. Sejak kecil, saya kerap kali mendengar mitos perihal bau misterius rumah kentang tersebut. Ada beraneka versi yang tersedia. Seperti si kecil kecil yang tercebur ke belanga berisi kuah kentang. Versi yang lain yaitu hadirnya genderuwo minum air.

Bagaimana lanjutan kisahnya? Ada pada next part yaaa gaes…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *