Loading

Beribu metode pedagang untuk sanggup berkompetisi dan menerima pelanggan yang banyak. Pedagang makanan keliling seumpama, tak jarang menjajakan makanannya hingga larut malam demi menghabiskan stok makanan yang ada. Misal saja penjulan sekoteng keliling, bakso, mie ayam dan lain lainnya.

Pedagang makanan keliling inilah yang tak jarang mengalami hal-hal yang tak mengenakkan. Tidak sedikit dari mereka pernah menikmati gangguan dari mahluk gaib saat berjualan, hingga-hingga mereka menjadi terbiasa dengan keadaan demikian. Selain itu juga resiko lain yang dapat membahayakan nyawanya.

Kisah Mistis Oleh Siska

Dan tak jarang pula kisah mistis oleh pelanggan dan pembeli dari Pedagang makanan keliling. Salah satunya yakni pengalaman Siska, seorang karyawan toko ritel yang merantau di kota . Siska yang sudah berlangganan sekoteng Pak Agam semenjak ia masih kecil. Selain laris rasa sekotengnya yang segar dan menyehatkan Pak Agam banyak mempunyai langganan karna sikap ramahnya terhadap para pelanggannya.

Pada suatu malam, seperti biasa setiap libur siska pulang ke rumah sekitar pukul 7 malam ia sengaja melewati jalan yang biasanya pak Agam keliling. Berharap ia bertemu dengan pak Agam untuk membeli sekoteng kesukaanya, karna sudah hampir seminggu ia tidak membeli sekotengnya.

Baca Juga “Ratu Pantai Selatan dan Pesan Berharga Dari Pertemuanku”

Sekoteng misterius…

Tidak lama mencari akhirnya siska bertemu dengan gerobak pak Agam, dan segera ia memnggil pak Agam dan memesan 2 bungkus sekoteng untuk ia dan ibunya. Seperti biasanya mereka mengobrol, sempat saja siska bertanya kepada pak Agam tentang jualannya. Pak Agam menyahuti “Masih sama ko neng, masih keliling deket sini, cuma akhir-akhir ini jadi sepi semenjak ada kecelakaan depan gang”. Siska bertanya lagi “kenapa pak” “orang tertabrak truk langsung meninggal neng, mungkin orang jadi pada takut kali” . Tiba-tiba suara pak agam menjadi lirih dan berkata “Neng jangan lupa doa’in saya ya”. Tanpa merasa aneh siska menyahuti ” Iya pak semoga laris terus ya pak, sehat selalu Pak Agam, aamiin” sambil menerima bungkusan plastik dari pak Agam dan pulang.

Cuaca yang sedang hujan membuat Siska langsung menyeruput habis sekoteng Pak Agam kesukaannya. Tidak lama ibunya datang dan bertanya padanya “Lu beli sekoteng di mana.?” Siska menjawab “Pa Agam, sapa lagi”. Dengan terkejut ibunya berteriak “Seriuus… Siska… Pak Agam sudah meninggal lima hari lalu… kecelakaan depan gang.”. Tidak percaya siska langsung menunjukan sekoteng satu lagi dan menegaskan “Ini beli sama Pak Agam tadi.. Pak Agam masih jualan bu….” Seketika Siska pingsan dan ibu membuang sekoteng yang masih dalam genggaman siska.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *