Loading

Sosok Hikiko ialah cerita hantu seorang gadis kecil asal jepang yang semasa hidupnya selalu terbully teman-temannya. Bernama asli Mori Hikiko yang memiliki perawakan cantik dan tubuh yang tinggi serta sangat aktif. Ia sejak lama dibully oleh teman-temannya karena namanya terdengar mencolok akibat guru dikelasnya sangat menyayanginya. Ia selalu menerima banyak bullyan yang tak berperikemanusiaan Ia selalu mendapat bullyan seperti tasnya yang tiba-tiba terdapat mayat kucing, sepatu yang ia miliki disobek-sobek dengan cutter, buku pelajaran yang dibuang ke tong sampah, bekal makannya terdapat bangkai serangga, dan dikuncikan kedalam lemari alat tempat kebersihan.

Pada suatu hari, grup yang suka membulinya tiba-tiba mengikat tangan hikiko menggunakan tali dan menarik sebelah kakinya lalu menyeret tubuhnya berkeliling keseleruh wilayah sekolah. Hikiko berteriak kencang dan meminta tolong kepada semua teman-teman yang melihatnya, namun bukan berniat menolong mereka malah menertawai sambil menatapnya. Setelah selesai mengelilingi sekolah, ia tubuhnya kembali terseret menuju kelas dan melewati sebuah tikungan. Alhasil tubuh dan mulutnya terpentok tembok sehingga ia terluka parah khusunya pada daerah mulut. Setelah kejadian itu terjadi, ia sudah tak pernah kelihatan lagi.

Baca Juga : Hantu Teke-teke, Jelmaan Sosok Siswa Korban Bullying Tanpa Kaki

Sosok Hikiko yang Memakan Serangga Demi Bertahan Hidup

Kabarnya ia mengurung dirinya dikamar dengan terus menangis diatas kasur. Selain perlakukan tak baik teman-temannya, ia pun turut mendapat perlakuan yang sama dari ayahnya yang suka memukulinya saat mabuk. Bersama ibunya ia sering mendapat perlakuan tak baik ayahnya yang menyiksanya dan sesekali menyert tubuhnya. Walaupun perlakuan ayahnya sama tak baik, ia tak pernah pergi lagi kesekolah dan memilih mengurung tubuhnya. Karena khawatir ia tak mau lagi keluar kamar, orangtuanya memutuskan untuk tak memberinya makanan lagi. Namun ia tetap saja tak terlihat kerluar dari kamarnya. Lalu orangtuanya mengintip kekar hikiko dan melihatnya sedang memakan serangga karena sangking laparnya. Merasa jijik, orangtua hikiko memutuskan untuk memberinya nasi kepal seharga 100 yen dari swalayan sehari sekali. Begitu seterunya sampai bertahun-tahun ia tek pernah keluar lagi dari kamarnya.

Karena hikko sangat menyukai hujan, setiap hujan datang ia selalu keluar dari kamar nya melewati jendela kamar. Ini memungkinkan karena tubuhnya yang tinggi dan terkesan tidak normal. Ia keluar dan menyerang anak sekolah dasar saat hujan mulai turun dan membalas dendam ke teman-teman yang pernah menindasnya dulu.

Bagaimana nasib hikiko dan teman-temannya yang pernah menindasnya dulu? Lanjut ke next part ya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *