Loading

Khawatir ancaman itu benar atau surat kaleng kedua juga akan datang derek segera menghubungi keluarga wood selaku penghuni lama rumah ini. Setelah mewawancarainya mereka mengatakan tak tahu apa-apa perihat surat tersebut. Hanya saja 23 tahun lalu mereka sempat mendapatkan surat serupa. Setelah itu, derek menjadi orang yang sangat amat paranoid. Bahkan ia sampai membatalkan perjalanan bisnisnya keluar kota yang telah ia jadwalkan sejak jauh hari. Setiap mobil yang lalu lalang selalu ia lirik dengan tatapan yang mencurigakan. Dan anak-anaknya tidak boleh keluar rumah tanpa sepengetahuannya.

Kedatangan Surat Kaleng Kedua

Kondisi ini terus berlanjut sampai minggu-minggu selanjutnya dan tak ada kejadian yang berarti terjadi. Mungkinkah itu hanya kerjaan orang iseng semata, sedangkan hal yang ia rasakan akhir-akhir ini harus terlalui dengan perasaan ketakutan. Sampailah pada hari derek dan maria menerima sepucuk amplop dari kotak pos rumah mereka. Dan kali ini dalam surat tersebut nama mereka tercantum sebagai tanda penerimanya. Sebelum amplop itu mulai terbuka, secara perlahan surat itu mulai terbaca dengan kalimat sambutan dengan menuliskan naman derek dan maria. Kalimat selanjutnya pun semakin membuat bulu kuduk mereka berdiri dan dengan hal yang sama, sipenulis masoh mengaku terus mengawasi mereka yang tengah beraktivitas memindahkan barang-barang kerumah itu. Kemudian ia juga menyiratkan kalau sesuatu tersembunyi didalam tembok sudah menunggunya. Dan sipenulis pun memperingatkan mereka agar anak-anaknya tak dibiarkan bermain diruang bawah tanah, atau hal yang menakutkan akan terjadi,

Dalam surat itu sipenulis kembali menegaskan kalau aktivitas keluarga selalu ia awasi dari jendela-jendela rumah mereka. Rumah 657 Boulevard merupakan rumah yang termasuk dalam obsesi dalam hidupnya sembari mencela keluarga terdahulu yang pernah tinggal dengan sifat-sifat yang sombong. Seakan ingin terus terwaspadai, sang penulis menutup suratnya dengan kalimat “Aku akan selalu mengawasimu” Kedua surat itu pastinya memberi kekhawatiran yang luar biasa untuk sepasang suami istri itu, Terlebih, bukan hanya jumlah anggota keluarga, bahkan sang penulis sudah mengetahui hal pribadi dan nama-nama mereka. Sampai derek pun melaporkannya lagi kekantor polisi dan polisi gagal menemukan siapa dan alamat sang pelaku. Namun diketahui kalau surat ini sempat melewati kantor pos new jersey.

Mencurigai Tetangga Kompleks

Saat polisi gagal mencari tahu tentang misteri ini, ia menaruh curiga dengan tetangga tetangga kompleksnya. Salah satu keluarga yang paling derek curigai ialah keluarga langfords. Mereka adalah keluarga yang telah tinggal sejak 1960-an. Mereka terkenal memiliki sifat yang cukup tertutup dengan tetangga lainnya. Tentu saja hal itu makin membuat orangtua ini merasakan kekhawatiran yang luar bisa kepada anak-anaknya. Sampai maria berhenti membawa anaknya untuk menginap di rumah boulevard 657. Ia bahkan sampai menyewa orang untuk memata-matai keluarga langfords. Sangking frustasinya, ia bahkan sampi mengirimi pesan kepada keluarga langfords kan membakar rumah mereka. Namun mereka sama sekali tak menggubris hal itu, sampai mereka mengambil sampah botol untuk melakukan tes DNA perihal pengirim surat kaleng itu.

Sialnya, cara itu menjadi hal buntu untuk menemukan pelaku. Masih tak menyerah, derek lalu menuntut mereka sambil menyewa pengacara untuk menyuruh keluarga langfords mengaku. Namun mereka masih tetap bersikeras kalau bukan mereka lah pengirim surat misterius itu.

Baca Juga : Surat Kaleng Ancaman dari The Wathcer di Rumah 657 Boulevard

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *