Loading

-Akibat melakukan perbuatan yang tidak baik, mereka terkena teror sosok mata merah dan mengikutinya sampai rumah. – Sambil menelusuri jalan kembali, beruntunglah ia dapat bertemu kembali dengan teman-temannya. Karena sempat tersesat, akhirnya lintang dan kawan kawan bisa turun dari puncak pada sore hari dan samapi ke kawasan Oro-oro ombo pada tengah malam.

Tentu saja mereka tahu kalau itu merupakan larangan, tapi mereka tetap melanjutkan perjalanan agar cepat sampai kebawah. Dan bermulailah teror dari penghuni Oro-oro ombo ini bermulai, suasana nya sangat mencekam sekali berbeda dengan waktu siang hari. Selain keseramannya, terdengar juga suara lolongan serigala berkali kali terdengar saling bersahutan. Bersyukur itu hanyalah sekedar suara, andai saja mereka harus tercegat binatang buas, ah kelar deh.

Baca Juga : Kisah Seram Puncak Semeru Yang Sering Menelan Banyak Korban

Sosok Menyeramkan Berpakaian Serba Hitam

Selain lolongan serigala itu, tiba-tiba terdengar lirih suara kikian perempuan “Hihihihi….” Salah satu dari mereka memberi isyarat untuk berhenti dan tenang. Semua mendengar suara itu dan suaranya terus terdengar bahkan semakin jelas terdengar. Tiba-tiba dari bawah padang rumput munculah sesosok bertubuh tinggi besar yang mengenakan jubah dan pakaian serba hitam dengan wajah menyeramkan bermata merah. Seperti adegan Jump scare pada film-film horor, sangat mengagetkan keenama anak itu. Anak pada barisan paling akhir berkata “Kenapa pada berhenti sih?”

Seketika yang lain pun ikut mematung melihat sosok menyeramkan itu dan celetukan salah seorang anak itu terdengar. Sontak sosok mata merah langsung menyasar kearah gita dan dengan spontan dito pun berisap bersiap ke belakang namun sialnya ia malah terjatuh. Dengan keadaan yang tengah berusaha berdiri, ia melihat sosok mata merah itu sedang bertengger pada tas carriernya. Dan *bruk!!! gita langsung terjatuh dan mengeluh keberatan. Sontak semua temannya langsung membantunya untuk berdiri sambil memasang kembali tas besarnya ke punggungnya. Dengan cepat juga sosok mata merah itu juga menghilang dengan sendirinya setelah berbuat ulah.

Teror Sosok Mata Merah Yang Datang Kerumah

Ketika sampai homestay barulah dito menceritakan semua hal yang ia lihat, ternyata temannya candra juga menyadari hal itu. Sosok mata merah itu telah bertengger semenjak mereka berada pada puncak semeru dan hanya mereka berdua lah orang yang paling peka dengan kehadiran sosok-sosok menyeramkan seperti itu.

Dan begitu selesai bercerita gita mengakui kalau ia telah melakukan perbuatan yang mengganggu penunggu gunung, yaitu ia membuang pembalut sembarang. Selain itu sosok seperti itu memang sangat menyukai darah manusia, maka dari itu ia tak luput dari teror sosok mata merah tersebut. Selagi bercerita, malamnya sosok mata merah itu mendatangi rumahnya dengan posisi ia tengah ketindihan. Sangat jelas sekali, wajahnya tepat mendekati nya dengan kuku kuku tajam miliknya yang terlihat akan mencekik lintang malam itu.

Untungnya bapaknya masuk kekamar sambil berteriak dan membentak dito, bapaknya dito terkenal cukup sakti dan ia banyak mengoleksi keris-keris sakti. Sontak saja sosok mata merah itu langsung menghilang dan bapaknya berkata kalau jangan menganggap remeh semeru,  karena kerajaan jin sesungguhnya berada pada puncak semeru..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *