Loading

Cerita Horor – Kena teror ular dan pocong saat berada dimess bekas kesurupan masal. Tahun kedua bersekolah menengah kejuruan, aku beserta teman seangkatan akan mendapatkan giliran untuk tugas PKL dalam kurun waktu tiga bulan. Aku bersama kelima temanku mendapatakan jatah PKL ke sebuah pabrik pembuatan mobil. Teman-teman yang sekelompok denganku ialah ridwan, soleh, satria, yanto dan arif. Mereka adalah temen sekelasku dengan kepribadian mereka yang sangat berbeda, misalnya saja ridwan si langganan juara kelas, soleh sianak kiai yang cukup ternama, satria si captain futsal sekolah, yanto sipreman nya kelas dan arif yang anaknya gak neko-neko alias yang paling kalem dari kami berenam.

Dan aku adalah andi, menurutku sifatku biasa-biasa saja hanya saja mampu berteman dengan siapa saja dan berharap mendapatkan nilai terbaik untuk tugas Pelatihan Kerja Lapangan (PKL) ku selama tiga bulan ini. Pada awal bulan kami mulai melaksanakan PKL dan mendapatkan arahan pada hari pertama. Kami lalau pergi ke mess untuk tempat tinggal kami selama tiga bulan, letaknya dekat dengan area pabrik-pabrik. Berisi tiga kamar dengan satu kamar mandi luar, tidak ada hal aneh pada kesan hari pertama itu semua terasa menyenangkan. Namun memang lokasi sekitar mess kami memang agak sepi, kami tidak lihat ada satu tetangga pun yang tampak dan hanya terlihat kami yang berpenghuni.

Saat akan masuk kedalam mess, ternyata kunci yang pengurus PKL berikan terasa agak susah untuk membuka pintu. Atau karena sudah lama tak ada yang menghuni, karena tak sabar akhirnya ridwan terpaksa mendobrak pintu itu dan kami bisa masuk dengan mudah kedalam. Akupun baru tahu kalau ridwan pernah belajar karate semasa kecilnya dan sudah memegang sabuk cokelat.

Sosok Aneh Bermunculan, Begitupun Teror Ular Dan Pocong

Kegiatan sehari-hari kami selalu sama, berangkat ke pabrik pada pagi hari dapat jemput dengan bus dari pabrik walaupun hanya berjarak 2-3 km saja. Sampai pada suatu hari cerita aneh ini mulai datang, arif mengaku setiap shalat selalu melihat sosok mengerikan seperti pocong dan ular. Ia bercerita dengan ketakutan namun kami yang mendengar ceritanya hanya tertawa. Kalau arif berbicara memang nadanya cukup lucu dan kami suka meledeknya.

Cerita arief memang tidak bohong, saat ia akan shalat dan berwudhu ke halaman mess. Kebiasaan anehnya memang seperti itu, hanya karena sekedar bosan dan mendengarkan musik sambil galau. Waktu itu yanto juga sedang santai dari atas genting dan melihat jelas kalau arif akan mengambil air wudhu. Dengan terkejut, dari atas ia melihat ada sosok ular besar sedang mengikuti arif dan masuk kedalam mes. Ia sontak terkejut dan lekas turun untuk memeriksa apa yang ia lihat waktu itu,

Saat yanto turun dan mengatakan kalau ia melihat sosok ular besar mengikuti arif reaksi anak-anak bukannya ketakutan tapi malah tertawa dan mereka menganggap kalo ia sedang bercanda. Mana mungkin preman sekolah parno hanya gara-gara hal begituan, gak banget! Semenjak kejadian itu, satu persatu dari kami seakan memperlihatkan hal-hal aneh pada tiap anak. Mulai dari soleh yang ditampaki oleh pocong, satria yang tiba-tiba dikagetkan dengan pintu kamarnya yang bisa terbuka tertutup sendiri. Bahkan ia pernah berkata “Assalamualaikum” saat masuk ke mess, jelas-jelas kami berenam baru saja pulang dari pabrik. Dan tidak ada siapa-siapa, namun dengan lembutnya ada seseorang yang menjawab salam tersebut “Waalaikumsalam”.

Hanya aku dan ridwan yang belum pernah secara langsung mendengar, melihat dan merasakan hal aneh sekalipun. Satria yang biasanya adalah orang sok paling berani diantara kami memilih untuk mengundurkan diri dan memutuskan meninggalkan mess penuh misteri ini. Selepas ia pergi, kami berlima selalu melaksanakan shalat secara berjamaah. Dan ridwan yang biasanya menjadi imam shalat kami, namun pada pertengahan shalat maghrib tiba-tiba saja ia berteriak “Asu, pergi kalian!”. Tentu saja kami sontak beristighfar. Lalu tiba-tiba ia jatuh pingsan secara mendadak.

Apa yang terjadi selanjutnya? Ada pada next berikutnya yah!

Baca juga : Sosok Jin Penunggu Garasi Tua Yang Mengganggu Lewat Mimpi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *