Loading

Dalam melakukan penjelajahan samudera hanya bisa di lakukan oleh orang pemberani, mereka harus berhadapan dengan gelombang laut. Salah satu kisah yang paling populernya adalah Kapal Hantu The Flying Duthcman. Dalam kurun waktu lebih dari dua ratus tahun, kisah kapal hantu ini sering menghantui para pelaut karena beberapa orang pernah melihatnya, Menurut cerita, kapal ini akan mucul saat cuaca sedang buruk dan tak bersahabat. Sampai lah pada abad ke-20, sudah tak ada lagi yang mengabarkan mereka bertemu dengan kapal hantu ini sampai akhirnya kisah ini hanya di anggap sebagai legenda saja.

Awal Mula Kisah The Flying Duthcman

Awal mula kisahnya adalah pada tahun 1641 ada sebuah kapal Belanda yang melakukan perjalanan menuju Indonesia. Namun pada kisah lain juga mengatakan kalau kapal ini berasal dari indonesia yang akan kembali menuju belanda. Kapal ini pergi mendekati Tanjung harapan benua afrika dengan cuaca yang cukup buruk dan gelombang lautan saat itu sangat tingga sangking tingginya mampu melewati dek kapal. Semua orang pada kapal itu tak dapat berbuat apa-apa selain berdoa dan pasrah. Para anak buah meminta sang kapten Hendrick Van der Decken untuk memutar balikan kapal dan pergi ke daratan terdekat. Namun sang kapten menolak dan meminta untuk terus menerjang badai, tak berapa lama kemudian petir pun menyambar tiang kapal. Walau begitu, sang kapten tetap pada pendiriannya.

Sang kapten memang telah berpengalaman dalam mengarungi liarnya samudera, namun bagaimanapun ia tak sebanding dengan besarnya gelombang laut saat itu. Ia terus berkata “kita akan terus berlayar sampai hari akhir” sampai akhirnya gelombang besar menelan kapal itu. Karena keegoisannya kapal itu menjadi terkutuk, Kapal hantu the flying duthcman itu akan terus berlayar dan juga tak akan berlabuh sampai hari akhir.

Kutukan Tanjung Harapan

Tak cukup dengan kutukan nya, kapal itu rupanya tak menginginkan semua kapal berlayar dengan tenang. Ia akan selalu menghantui kapal lain yang akan melewati tanjung harapan. Pengalaman pertama datang pada tahun 1970-an, oleh John Macdonald. Menurutnya sejak tahun itu banyak tulisan dari para pelaut mengatakan kalau mereka melihat kapal yang bercahaya. Bahkan ada juga yang mengatakan kalau kapal itu terlihat gelap dan juga menyedihkan.

Setelah lebih dari 200 tahun tenggelam, kapal inggris melewati tanjung harpan dan salah satu awak kapal mengaku melihat kapal hantu The Flying Duthcman. Kapal itu terlihat sedang berlayar kearah berlawanan dan dalam sesaat kapal tersebut sedang terlihat akan bertabrakan. Para awak kapal langsung bergegas mengubah haluan kapal agak menghindari tabrakan. Namun saat perkiraan kapal sudah semakin dekat, secara tiba-tiba kapal hantu itu mendadak hilang.

Legenda ini tak memiliki bukti kebenaran yang jelas. Karena sampai saat ini sudah tak terdengar lagi berita pelaut yang berjumpa dengan The Flying Duthcman. Namun sebagian orang juga mempercayai kisah ini karena ceritanya yang menarik. Telah banyak yang memakai kisah ini untuk menjadi inspirasi buku dan film, karena hal itu kisah kapal terkutuk itu masih terkenal sampai sekarang.

Baca Juga “Portal Alam Gaib dan Jalur Lalu Lintas Gaib yang Meminta Tumbal”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *